Nikmatnya Berpuasa Ramadhan di negri ini

Posted: 30 Agustus 2010 in Belajar Nulis

Sudah hari ke 20 puasa Ramadhan, wah ini merupakan 10 hari yang akan penuh penuh barakah, dimana Allah akan membuka pintu pengampunan bagi hambaNYA yang menjalankan puasa dengan khusyuk dan penuh keikhlasan serta memohon pengampunan atas dosa-dosa selama hidup…

Semakin dekat ke hari Raya semakin banyak godaan godaan yang mengganggu kekhusyukan ibadan Ramadhan kita semua, kali ini corat-coret ini mencoba menggambarkan bagaimana beruntungnya kita hidup di negri tercinta ini dalam menghadapi puasa dibandingkan dengan sesama umat muslim yang juga melaksanakan ibadah puasa ramadhan dengan penuh kekhawatiran serta was was atau penuh tekanan diskriminatif, provokatif serta menjurus ke arah SARA.

Akhir-akhir ini negeri kita tercinta sedang dirudung masalah kepercayaan dari para anak bangsa terhadap kepemimpinan negri ini, dari kasus-kasus korupsi yang lewat begitu saja, para koruptor yang mendapat “perlakuan” istimewa, para wakil rakyat yg semakin tidak terhormat saja, penggede yang mulai bersikap “berlebihan”, kebijakan-kebijakan yang jauh dari kepentingan rakyat serta yang terkahir bagaimana lemahnya kita terhadap intervensi negara asing yg jelas-jelas sudah melanggar kedaulatan negri tercinta ini.

Dari buruknya hal-hal di atas ada satu hal yang patut kita syukuri baik baik sebagai bagian dari anak bangsa yaitu keleluasaan kita beribadah puasa ramadhan . Sebagai negara yang mempunyai muslim terbesar di dunia , negri kita sangat memberikan keleluasaan bagi kita para muslim untuk melaksanakan Ibadah Puasa Ramadhan juga bagi umat agama lainnya dalam menjalankan ritual agamanya masing-masing. Banyak hal dipersiapkan para pemimpin negri ini untuk kita semua para muslim agar bisa khusyuk dalam menjalankan ibadah puasa.

Penetapan waktu 1 Ramadhan, penyesuaian waktu kerja, pelarangan tempat-tempat hiburan utk beroperasi, operasi pasar dalam menekan harga barang-barang, perbaikan jalan disana-sini dan banyak lainnya merupakah peran pemerintah untuk anak bangsanya dalam menghadapi puasa Ramadhan. Senandung ayat-ayat al quran sepanjang waktu dengan menggunakan pengeras suara, adzan yang bersautan pada saat waktu shalat masuk, acara-acara keagamaan di tv-tv lokal maupun nasional, ceramah di masjid-masjid maupun mushola ataupun di kantor-kantor baik itu siang, sore ataupun malam.

Shalat tarawih yang dengan leluasa kita bisa memilih dimana kita mau melaksanakan, tadarus di setiap malam puasa, pembagian tajil disetiap jalan-jalan maupun lokasi-lokasi keramaian lainnya, iringan para pemberi makanan sahur yang setiap malam sampai pagi terus menghiasi jalan-jalan, itikaf di masjid serta mushola yang akan segera kita laksanakan, sedekah-sedekah yang terus dikumandangkan serta banyak hal baik lain yang bisa kita nikmati serta lakukan dengan bebas di negri tercinta ini.

Tapi dibelahan bumi lain banyak kamu muslim yang menjalankan ibadah dengan penuh kebelengguan , contoh konkrit bagaimana pemerintah Italia melarang kaum muslim dinegaranya untuk berpuasa dengan alasan akan mengganggu kinerja dari orang tersebut, melarang kegiatan ibadah selama berpuasa, melarang kumandangnya adzan di masjid.. astagfirullah …

Di belanda pun demikian, negri tersebut melarang para pekerja muslim untuk berpuasa serta melakukan ritual ramadhan, hal itu semua dengan beralaskan kepentingan keutuhan negara tersebut. Nasib muslim di perancis serta spanyol pun tidak jauh beda, perlakukan diskriminatif aturan dinegara tersebut membuat pelaksanaan ibadah puasa ramadhan dihantui rasa was-was.

Sebagai referensi silahkan buka link ini http://www.facebook.com/l.php?u=http%3A%2F%2Fid.promotion.yahoo.com%2Framadan%2Farticle%3Fblogid%3Dramadan%26postid%3D36%26viewPost%3D1&h=dd541

 

Lainnya halnya dengan negara muslim di belahan benua asia, para muslim menjalankan puasa dengan penuh keprihatinan, karena sampai sekarang negrinya masih “terjajah” oleh bangsa lainnya, seperti Afganistan, Palestina, Irak serta banyak negara-negara muslim yang masih penuh dengan konflik di negaranya seperti Pakistan serta pecahan Rusia yang sampai saat ini masih terjadi konflik. Saudara-saudara kita menjalankan puasa dengan penuh kecemasan akan bahaya bom, kekurangan pangan, serangan kaum bersenjatan serta tekanan-tekanan diskriminatif dari para “musuh”.

Tidak bedanya juga para saudara muslim kita di negrinya obama, walaupun sang Obama sudah memberikan maklumat bahwa muslim di negrinya bisa bebas melakukan ibadah puasa tetap saja masih banyak perlakukan diskriminatif serta provokatif dari segelintir warga AS dengan mengatas namakan islam sebagai teroris mencoba mengganggu para muslim di USA untuk menjalankan ibadah puasa.

Nah dari corat coret di atas , terbayang bersyukurnya kita di negri ini dalam menjalan ibadah Puasa Ramadhan dengan tenang dan damai.. Tidak ada perlakuan diskriminatif malah kita diberikan keleluasaan serta perlakuan yang istimewa… Apapun yang terjadi dengan negri ini dengan ulah para pemimpin kita tapi kemudahan dan keleluasaan beribadah merupakan nikmat yang tiada taranya …Alhamdulillah ..

fabi-ayyi aalaa-i rabbikum aa tukadzdzibaani

 Nimat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s